Hari ini lima tahun yang lalu, tepatnya hari pertama sejak disahkan, ada seseorang yang baru di rumah. Dia sebelumnya bukan siapa - siapa. Dia orang jauh ... jauh bangat. Tapi hari ini, lima tahun yang lalu dia sudah ada di rumah, hari pertama dia hidup serumah denganku. Tentu setelah ada prosesnya. Sehari sebelumnya, di depan kerabat, tetangga, teman dan seorang yang disebut penghulu, kami disahkan, kami berikrar untuk mengarungi kehidupan bersama - sama, menghadapi rintangan hidup sekaligus menikmatinya. Dan yang paling utama, ikrar itu disaksikan oleh Yang Mengamanahkan hidup ini, Yang Mengamanahkan nikmat - nikmat dalam kehidupan ini.
Hari ini, lima tahun yang orang yang sebelumnya tidak pernah mampir dalam tidur malamku, lha kok tau - tau sudah ada dalam tidur malamku, bahkan nyata. Kata orang sih memang aneh, biasanya tidur sendiri, tau - tau sudah ada orang lain. Itu juga atas ijin pak penghulu. Makasih yah Pak ... :). Biasanya peluk bantal/guling ... tau - tau ... lima tahun yang lalu udah dipeluk seseorang he he he. Proses selanjutnyanya setelah pelukan .. janganlah dibeberkan disini ..... :D. Persoalan bagaimana teknis serang dan bertahan, tak eloklah kalau dibuka secara terang benderang disini. Yang penting substansinya :D. Kuatirnya blog ini dibredel :D. Yang jelas ... hasil dari perjuangan dan pertarungan seru, tanggal 9 Januari 2008 nongol seorang putri yang cerdas sebagai amanah yang selajutnya kami berinama Ina Wanny Ef Uly. Tidak sampai disitu, pertarungan seru masih berlanjut, setelah beberapa waktu, 25 April 2010, hadir seorang lagi yang kami berinama Ina Walu Ef Uly. Ini juga amanah yang kami harus pertanggungjawabkan dengan baik.
Hari ini, lima tahun yang lalu kami tidak masuk kerja. Masih menikmati jatah cuti dari kantor. Biasalah ... cuti untuk penganten baru. Hmm .... yang jelas puas - puasin bersama orang baru tersebut.
Hari ini, lima tahun yang lalu adalah hari awal hidup berumah tangga. Semoga rumah tangga yang diamanahkan ini dapat kami pertanggungjawabkan di akhirat nanti. Amiinn.
Terimakasih ya Allah...Engkau telah mempertemukan aku dengan si dia...
Lelaki baik hati yang mau menerima aku apa adanya...
Lelaki yang tidak mempermasalahkan kekurangan yang ada....
Tapi sangat menghargai kelebihan yang ku punya...
Yang tulus mencintaiku, meskipun tak pernah diucapkan dengan kata...
Terimakasih Ya Allah....Engkau telah mempersatukan kami dalam ikatan keluarga...
Kini 5 tahun sudah aku dan dia hidup bersama....
Alhamdulillah Engkau telah memberi kami anugerah...
Dua bocah yang imut dan lucu, duo ina....
Smoga kami senantiasa diberikan kemudahan untuk melanjutkan langkah....
aamiin.....


















