Showing posts with label Tips Toko Online. Show all posts
Showing posts with label Tips Toko Online. Show all posts

Thursday, August 16, 2012

Bisnis Toko Online Yang Cukup Menjanjikan

"Dalam kurun waktu 5 tahun ke depan, kita harus sudah punya usaha sendiri...jangan bergantung terus sama orang lain..." Begitu kira-kira penggalan kalimat yang diucapkan suami saya ketika baru saja kami resmi menjadi suami istri. Dan Alhamdulillah..kurun waktu 5 tahun itu adalah sekarang. Sekarang impian itu sudah menjadi kenyataan.....kami sudah punya bisnis online yang benar-benar kami mulai dari 0.

Kios108.Com


Setelah 3 tahun menjalani bisnis online, saya baru merasakan asyiknya berbisnis. Dulu waktu saya masih berstatus sebagai karyawan, saya dapat uang pada saat gajian saja. Kalau sekarang setelah berbisnis, saya bisa punya uang begitu ada orderan heehehe......Hal-hal yang saya lakukan agar banyak orderan adalah :

1. Banyak-banyak berdoa, berharap agar dagangan saya ada yang membeli sehingga saya punya uang dari keuntungan yang didapat.

2. Pasang iklan banyak-banyak di semua portal iklan gratis seperti Toko Bagus, Kaskus dll. Berharap dengan iklan-iklan tsb akan semakin banyak pengunjung yang datang ke toko online saya.

3. Update terus web Toko Online saya, seandainya ngga ada stok baru, saya mensiasatinya dengan menaikkan postingan yang tanggalnya lama menjadi tanggal terbaru sehingga seolah-olah ada stok terbaru.

4. Bikin Web toko online yang bernice khusus yang berfungsi sebagai pintu masuk. Misalnya saya membuka lagi web toko online khusus seperti batikbola, perlengkapanmuslim, grosir, dll. Begitu ada pelanggan yang masuk dan mencari barang yang tidak ada disitu, maka pengunjung akan kami arahkan ke web utama kami.

5. Meluaskan pemasaran dengan cara mencari reseller atau dropship. Cara ini bener-bener ampuh untuk meningkatkan penjualan toko online saya.

Saya merasa peningkatan omzet toko online saya tidak terlepas dari doa teman-teman blog yang sangat baik hati dan tidak sombong. Terimakasih yach...semoga Allah membalas kebaikan teman-teman semua. Saya juga berusaha untuk memberikan sebagian keuntungan saya kepada mereka yang berhak, agar usaha saya menjadi barokah.

Begitu kira-kira perjalanan bisinis yang sedang saya jalani. Semoga kedepannya usaha ini bisa benar benar menjadi penghasilan utama dan bisa menjadi warisan untuk anak cucu kelak. aamiin

Thursday, September 8, 2011

Suka Duka Pedagang Online

Syukur Alhamdulillah selama bulan puasa kemarin boleh dibilang kios108 kebanjiran order. Ini salah satu berkah di bulan Ramadhan. Dan saya sangat berharap untuk kedepannya kios108 tetap kebanjiran order meskipun bukan bulan puasa. Untuk itu kami sedang mengkaji ulang kira-kira produk apa yang bisa dijual dan laris sepanjang hari. Karena selama ini kios108 kan hanya menjual baju koko dan mukena yang  larisnya menjelang lebaran aja.

Kebanjiran order adalah salah satu suka pedagang online. Sementara dukanya ada juga loch...diantaranya :


1. Kadang ada pembeli yang sms mau beli barang dengan kode ini itu. Barang sudah saya siapkan. Bahkan ketika ada pembeli lain yang mau membeli barang yang sama saya katakan stoknya habis. Tapi ternyata pembeli pertama ngga kunjung transfer, sementara pembeli yang lain saya tolak. Jadi barangnya masuk stok lagi dechh.......

2. Nahh kebalikannya dari yang atas, kadang kalo saya menanggapi orderan dengan malas-malasan pembelinya malah langsung transfer. Kelabakanlah saya karena sebenarnya saya belum ngecek stoknya ada apa ngga...maklum jualan nyambi kerja jadi begini ini hehehhe......

3. Kemarin saya chating dengan Mbak Iyha yang katanya baru saja kena tipu. Jadi jangan dikira yang bisa kena tipu itu cuma pembeli online aja lochh...karena ternyata ada juga pedagang online yang ditipu sama pembelinya. Dan puasa kemarin saya juga nyaris kena tipu. Untungnya suami sudah mengingatkan untuk berhati-hati. Jadi ceritanya ada satu pembeli dari Makassar yang mengaku namanya H. Abdul Halim. Dia mau membeli baju koko sebanyak 80pcs dengan total Rp. 8.400.000 belum termasuk ongkos kirim. Pertama-tama dia minta diskon besar dan Free Ongkir. Setelah saya hitung-hitung itu mah sama aja kerja rodi. Dapat orderan banyak malah ngga ada untung sama sekali. Dia memakai alasan "amal mbak di bulan puasa dan bagi-bagi rejeki", tapi saya pikir-pikir enakan dia dong kalo saya kasih diskon gede plus ongkir.....kalo mau beramal mah mending sama orang yang membutuhkan, bukan sama pedagang yang jelas-jelas barangnya mau dijual lagi dan dia akan mengambil keuntungan dari situ. Udah gitu ini orang bolak balik telepon ngga kenal waktu, kadang pas saya lagi buka puasa, waktunya sholat taraweh, lagi sahur, bener2 bikin orang panik. Dia telepon menanyakan barangnya udah di packing belum? udah dikirim belum? barangnya ada semua apa ngga? yah saya bilang bayar aja dulu, kalo udah dibayar baru saya kirim barangnya. Dia beralasan Banknya udah tutup besok pagi aja transfernya tapi dia minta tolong barangnya dikirim dulu karena takut ngga kekejar waktunya karena lebaran udah mepet. Tapi saya ngga terpengaruh sama omongannya. Prinsip saya transfer dulu baru barang dikirim. Ehh bener aja tuch besoknya dia ngga transfer-transfer sampe lebaran tiba....Hmmm penipuan model baru, dia bikin pedagang panik dengan menelepon bertubi-tubi padahal dia sendiri belum transfer.

4. Tapi meskipun saya sudah berhati-hati tetap aja ada yang lolos. Ceritanya ada satu pembeli lagi dari Lhokseumawe yang membeli baju koko dan mukena untuk dijual lagi. Dia order pertama tanggal 23 Juli dengan total orderan 5 mukena 3 Baju koko, trus barangnya di retur 1 dan dia pesan lagi. Nahh dipesanan yang kedua ini dia belum bayar tapi barangnya sudah lengkap semua dan sudah saya packing. Karena terburu-buru mengejar waktu, saya ke Jne mengirim paket yang lain yang waktu itu total paket yang dikirim ada 12. Ealah dalah ternyata paket yang ke lhokseumawe itu ikutan kebawa padahal orangnya belum bayar. Karena waktu order pertama pembayarannya lancar jadi saya tetap kirim barangnya seraya mengabarkan ke orangnya untuk transfer secepatnya karena barangnya sudah terlanjur dikirim. Ternyata setelah saya bolak balik  telepon cuma janji-janji aja tapi ngga dibayar-bayar. Malah ujung-ujungnya dia mau retur lagi barangnya. Akhirnya saya bilang dibayar aja dulu yang pengiriman sebelumnya kalo soal retur gampang. Tapi sampai detik ini dia baru bayar separuh. Sisanya belum dibayar padahal dia janji sebelum lebaran akan dilunasi. Barusan saya sms katanya tanggal 23/9 akan dilunasi. Yahh semoga aja dia ngga bohong lagi. Dan Kalo emang masih rejeki saya pasti dia bayar. Kalo bukan rejeki saya mudah-mudahan diganti dengan rejeki lain yang lebih besar. aamiin.....


Saran saya untuk sesama pedagang online, supaya terhindar dari penipuan adalah :

1. Jangan tergiur dengan order-an yang banyak. Pastikan dulu pembayarannya sudah benar-benar masuk ke rekening baru di kirim barangnya. Kadang pedagang sangking ingin menerapkan sistem "respon cepat" jadi mengabaikan hal yang satu ini.

2. Meskipun pembeli sudah pernah beberapa kali order, kita tetap harus waspada....Jangan mudah percaya karena komunikasi kita dengan mereka hanya lewat sms, email atau telepon. Kita tidak mengenal mereka secara phisik, juga tidak tahu dengan pasti dimana mereka tinggal. Meskipun mereka sudah memberikan alamat belum tentu itu alamat yang mereka tempati.

Yah kira-kira begitulah hikmah yang bisa saya petik dari kejadian selama bulan puasa kemarin. Yang saya ngga habis pikir koq bisa yach mereka mau menipu pedagang online yang berjualan baju koko dan mukena yang  notabene barang-barang itu dipake untuk menghadap Allah SWT.

Monday, June 20, 2011

Cara mendapatkan penghasilan tambahan

Minggu lalu Mama kinan kirim email ke saya, yang intinya beliau mau buka toko online tapi ngga tau bagaimana caranya. Saya sudah jawab sesuai kemampuan dan pengalaman yang saya miliki. Karena pada dasarnya kalau kita mau buka toko online yang penting adalah kemauan dulu. Soal modal boleh dibilang nomor sekian. Koq bisa? yah saya berani bilang begitu karena awal saya buka toko online adalah membantu teman mempromosikan barang-barang yang ada di tokonya. Setelah ada modal baru kami bisa menyetok barang di rumah. Dan hasilnya lumayan untuk menambah uang belanja.

Kemarin saya mengumpulkan resi pengiriman yang tercecer di beberapa tempat. Ternyata sudah lumayan banyak juga paket yang kami kirim. Mudah-mudahan toko online kami pada satu saat bisa menjadi sumber penghasilan utama dalam artian saya bisa kerja dari rumah sambil jaga anak amiin..... Satu impian yang dari sekarang sudah mulai kami rintis.

Bukti pengiriman barang ke Amerika, Malaysia, Singapura via EMS

Bukti pengiriman barang via Pos Indonesia

Bukti pengiriman barang via Tiki Jne

Bukti pengiriman barang via Tiki Jne

Bukti pengiriman barang ke Papua via KGP

Bukti pengiriman barang via Tiki

Sebenarnya masih ada lagi resi yang belum ketemu, yaitu pengiriman via Max ke Pontianak. Sempat 3 kali kirim paket via Max karena pelanggan maunya pake ini  yang biayanya relatif lebih murah. Cuma minimal pengiriman harus 5kg.

Jadi untuk Mama Kinan, Ibu Dini dan sahabat blogger lain yang ingin buka toko online, ayo di realisasikan impiannya dari sekarang. Enak loch sambil ngeblog sambil dapat cring cring ehehhe......ayo kamu pasti bisa...

Friday, January 7, 2011

Tips Menjalankan Toko Online (2)

Tips Menjalankan Toko Online yang pernah saya posting tahun lalu, sampai saat ini masih ada yang mengomentari. Trus iseng-iseng saya search di google, ternyata judul postingan saya kalau di search di Google ada di halaman pertama. Wahh hebat yachh hihihi.....Ge-Er amat. Senang aja sech kalo postingan yang kita buat bermanfaat untuk orang lain.

Sekarang Kios108 sudah berjalan 2 tahun, Seiring berjalannya waktu, makin banyak tips yang saya dapat. Untuk itu saya ingin membagi lagi Tips lanjutannya :

1. Harus punya rekening di bank minimal 4 rekening. Yang utama adalah Bank Mandiri, Bank BCA, Bank BNI dan Bank BRI. Kenapa harus 4 rekening? karena waktu bulan puasa yang lalu saya kehilangan 4 order gara-gara ngga punya rekening di BNI. Jadi ceritanya Customer saya tinggal didaerah yang jauh dari kota. Nah dia punyanya rekening BNI. Kalo transfer ke Bank lain kan harus ke ATM sementara kalo sama-sama BNI bisa langsung dari Internet Banking. Akhirnya dia ngga jadi order dechh.

2. Cepat merespon order yang datang. Customer akan senang sekali kalau sms yang dia dikirim kita balas dengan cepat. Kalau sedang di jalan, biasanya saya akan bilang "nanti saya hubungi lagi ya...saya sedang di jalan".

3. Kasih Diskon. Ini penting banget loch...biasanya Customer yang saya kasih diskon suka order lagi. Diskon bisa berupa pengurangan harga atau free ongkos kirim.

4. Sepertinya harus punya no. hape dari berbagai provider. Karena kalo saya perhatikan, hampir semua order-an yang saya dapat menggunakan no. simpati. Yahh karena saya cuma punya no. simpati. Ini hal kecil tapi cukup berpengaruh juga lochh...karena kita bisa kehilangan order dari pelanggan Mentari, Pro XL, dan yang lainnya.

5. Sering Update stock. Sama halnya kayak ngeblog, kalo kita jarang posting lama2 akan berkurang orang yang berkunjung ke blog kita. Nahh punya Toko online juga seperti itu. Karena banyak juga Customer saya yang sering sms : "Mbak ada stok baru ngga??"

6. Pasang iklan gratisnya di Toko Bagus. Karena "Toko Bagus" sering pasang iklan di Facebook, Detik com dllnya. Jadi kita cukup pasang iklan di Toko Bagus, biar Toko Bagus yang mencari pelanggan untuk kita heheh....

Supaya lengkap saya posting lagi Tips Menjalankan Toko Online yang sebelumnya. Saya ambil dari blognya Mas Andri :

1. Blogwalking ke blog2/toko2 lain
Blogwalking mempunyai kontribusi untuk meningkatkan traffic yg cukup significant. Terutama untuk blog2 atau toko2 yg mempunyai page rank tinggi.

2. Back Link / Tukar link dengan toko online sejenis atau dengan blog lain
cara ini juga bisa membuat traffic pengunjung setiap harinya semakin bertambah.

3. Natural Listing
Natural listing merupakan kegiatan submit website pada search engine. Search engine directory utama yg sempat saya submit kesana diantaranya:
- Google.com melalui http://www.google.com/addurl
- Yahoo.com melalui http://siteexplorer.search.yahoo.com/submit
- MSN.com melalui http://www.bing.com/docs/submit.aspx?FORM=WSDD2

4. Submit ke iklan baris
Langkah ini akan mendatangkan pengunjung yg lebih spesifik. Karena di situs tsb bisa submit sesuai dengan kategori barang yg akan kita jual. Caranya: search di google dengan mengetikkan kata kunci "iklan baris gratis tanpa daftar". Lalu klik tiap situs iklan tsb dan submit iklan anda dg kata2 yang sederhana dan cukup jelas mendeskripsikan product anda, jgn lupa tambahkan link ke sius/toko anda.

5. Promosi ke komunitas tertentu melalui situs jejaring Facebook
Dengan membuat account khusus, saya tampilkan foto2 product dan link ke tokoku. Tidak lupa saya lakukan tagging foto sesuai komunitasnya. Contohnya: foto miniatur vespa ke komunitas scooter, foto miniatur sepeda ke komunitas sepeda onthel, foto miniatur harley ke komunitas Harley Davidson. Langkah kelima ini ternyata tepat sasaran. Karena customer yg kita bidik sesuai dengan barang yg kita jual.

Lengkap kan Tips-tipsnya. Nanti kalo ada tambahan saya akan posting lagi. Selamat berwirausaha.

Thursday, September 16, 2010

Helm, Media Promosi

Memiliki usaha harus dipromosikan. Baik itu usaha offline maupun online. Promosi juga begitu. Baik offline maupun online. Ada banyak media untuk promosi. Bisa dengan selebaran dan membagi-bagikannya pada setiap orang yang lewat di depan rumah Anda, menempelkannya di dinding tembok taman kota (ini tidak dianjurkan), menempelkannya di tiang-tiang listrik dan telepon (ini juga tidak dianjurkan), dan masih banyak lagi.

Berikut cara promosi dengan memanfaatkan kemacetan. Anda tidak dianjurkan turun dari kendaraan dan membagi-bagikan selebaran pada setiap pengendara. Anda cukup duduk manis di atas kendaraan (motor). Gunakan helm Anda sebagai media promosi. Makanya, Anda WAJIB pake helm.

Pada batok helm Anda ada sedikit 'lahan' yang kosong. Tulislah alamat website Anda disana. Naaaah biar tulisannya bagus, gunakan Stiker .... Cutting Sticker. Maka, Anda akan menikmati kemacetan karena orang lain akan membaca alamat website Anda dengan jelas. Atau ... Anda bisa membuat Cutting Stiker untuk ditempelkan pada kaca belakang mobil Anda.


NB:
Cara promosi ini hanya berlaku bagi Anda yang bepergian menggunakan helm, misalnya saya yang setiap hari harus melintas dari utara ke selatan wilayah Jakarta raya. Tidak cocok bagi Anda yg hanya melintas dalam komplek perumahaan. Kurang efektif.