Showing posts with label Toko Online. Show all posts
Showing posts with label Toko Online. Show all posts

Monday, November 25, 2013

Jangan Pernah Berhenti Bermimpi

Tahun 2013 tinggal 1,5 bulan lagi akan berakhir, melihat postingan di blog baru mencapai 19 duhh malu sekali....sepertinya sekarang saya tidak pantas lagi menyandang gelar sebagai blogger. Sebenarnya saya maunya tetap ngeblog meskipun kesibukan sangat menyita waktu, tapi apa daya...sekarang anak-anak perlu perhatian lebih khusus lagi, jadi kalo ada waktu senggang...saya lebih memilih fokus menjaga anak-anak...kadang saya coba mencuri waktu buka internet, tapi baru 5 menit anak-anak udah pada nangis....duuuhhh stress...Tapi demi ikutan kontes di blognya Pakdhe Cholik...saya bertekad harus bisa posting, meskipun bikin draftnya baru separoh trus ketunda lagi hehehhe....soale temanya menantang sekali...tentang proyek monumental di tahun 2014...

Jadi ceritanya...5 tahun yang lalu, saya pernah punya mimpi...mimpi yang sepertinya sangat mustahil untuk bisa terwujud, yaitu mimpi untuk punya usaha sendiri. Saya bilang sangat mustahil karena kami tidak punya modal sama sekali. Tapi karena keadaan yang sangat mendesak, dimana waktu itu kantor tempat saya bekerja dalam keadaan terombang ambing, kami (saya dan suami) akhirnya benar-benar bertekad ingin mewujudkan mimpi kami tersebut.

Akhirnya mimpi kami bisa terwujud satu tahun kemudian, yaitu dengan berdirinya toko online Kios108.com yang kami mulai dengan modal dengkul alias cuma modal foto doank. Tapi syukur alhamdulillah, Allah memudahkan langkah kami di usaha ini, karena 4 tahun kemudian kami sekarang sudah bisa membangun sebuah tempat yang akan kami gunakan untuk kantor dan tempat usaha Kios108. Waktu kami membangun tempat usaha inipun boleh dibilang modal nekad, karena kami hanya punya uang pas-pasan. Syukur Alhamdulillah lagi-lagi Allah memberikan kemudahan sampai tempat usaha kami bisa berdiri dengan sempurna. Mungkin bagi sebagian orang, hal ini tidak berarti apa-apa, tapi bagi kami ini merupakan tonggak sejarah baru yang smoga setelah ini usaha kami bisa semakin berkembang dan membawa keberkahan bagi semua.

 Akhirnya sekarang saya bisa jadi bos untuk diri sendiri

 Dd Walu lagi bantuin mama

Barang yang siap dibungkus dan dkirim kepada yang berhak

Setelah mimpi kami terwujud, kami tidak akan berhenti bermimipi...karena setelah ini kami bermimpi bisa membantu para tetangga dengan cara membuatkan toko online bagi usaha mereka agar bisa berkembang dan mendapatkan pelanggan lebih banyak lagi. Kami juga ingin punya usaha Jasa Konsultasi dan Pembuatan web TOKO ONLINE yang mudah-mudahan bisa terwujud di tahun 2014.....semoga.....
 

 Design spanduk yang ingin dibuat dan dipasang di depan rumah

Artikel  ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan:



Sunday, July 8, 2012

Semua Tergantung Amalan

"Mbak kalo saya transfer hari ini, kapan barangnya dikirim?"
"Besok yach....kalo transfer dibawah jam 12 dikirim pada hari ini, transfer diatas jam 12 dikirim besoknya..."
"Tapi ngga nipu khan?????"


"Mbak....saya serius mau order, tapi Mbak punya ngga saudara atau teman di surabaya...nanti saya bayar cash aja ke saudara/teman mbak itu"
"Sebenarnya saya punya teman di surabaya, tapi kan ngga enak mbak nyusahin teman....kalo emang Mbak ngga percaya ngga jadi order juga gpp koq....mungkin belum rejeki saya"


Begitulah kira-kira sms antara saya dan calon pelanggan yang terjadi karena calon pelanggan pernah trauma ditipu oleh pengelola toko online. Biasanya nech kalo saya lagi error saya suka jawab sms dengan nada ketus, tapi ini sering di kompalin sama suami hihihi.........


Menurut saya, sebagai pembeli kita juga harus cerdas dalam mengamati toko online yang akan kita beli, misalnya dengan menanyakan account Facebooknya, karena dari situ kita bisa melihat riwayat hidup si pengelola toko online tsb (ini juga kalo accoun fbnya asli heheeh). Atau yang lebih bagus lagi kalo pengelola toko online tersebut punya blog. Yahh biasanya untuk meyakinkan calon pelanggan saya memberitahu blog pribadi saya kepada mereka, dengan harapan setelah melihat blog pribadi saya mereka akan percaya bahwa saya tidak pernah berniat sedikitpun untuk menipu...naudzubillahimindzalik.....


Benar yang dibilang Uda Vizon dalam postingannya yang berjudul Blog dan Toko Online : "Dan karena aku ngeblog, toko online-ku bisa dikenal dengan baik, juga karena aku ngeblog, orang yang berkunjung ke toko online-ku bisa mengenal dengan baik, siapa dibalik layar mainanbocah.com tersebut. Dengan demikian, antara ngeblog dan toko online memiliki hubungan yang sangat kuat, menurutku." bener banget tuch...


Tapi meskipun saya sudah memberitahukan blog pribadi saya, biasanya masih ada aja orang yang tetap ngga percaya dengan keberadaan  toko online kami, padahal saya sudah pernah posting resi bukti pengiriman yang sedemikan banyak itu. Hmmm kalau sudah begitu saya ngga mau berpanjang lebar lagi, karena sebenarnya semua tergantung amalan, kalau kita tidak pernah berbuat jahat sama orang, insya Allah kita juga tidak akan dijahati sama orang lain.




Saya hanya berfikir begini, untuk apa juga saya mengorbankan nama baik toko online saya yang sudah berjalan selama 3 tahun hanya untuk uang seratus ribu rupiah??? Yahh karena biasanya orang yang curiga dengan keberadaan toko online saya sebenarnya hanya ingin berbelanja 1potong baju yang totalnya seratus ribuan, sementara yang belanja hingga total lima jutaan anteng-anteng aja tuch, tanpa banyak cincong langsung transfer. Hmmm memang benar yang Pakdhe Cholik bilang, karakter manusia itu bermacam-macam, tinggal bagaimana kita menyikapinya dengan bijak.

Thursday, April 12, 2012

Belajar Bisnis

Saya dan suami bercita-cita ingin mendidik anak-anak kelak menjadi wirausahawan bukan karyawan. Kenapa demikian? karena saya dan suami sudah merasakan sendiri bagaimana rasanya bekerja dibawah perintah orang lain. Apalagi selama ini kami bekerja di perusahaan swasta yang status kepemilikannya "perorangan". Ini berarti nasib kami kelak tergantung perasaan si empunya perusahaan.

Selama ini saya sudah menyaksikan sendiri berapa banyak rekan kerja saya yang keluar begitu saja tanpa dapat "apa-apa" dari perusahaan, padahal mereka sudah bekerja selama puluhan tahun. Tenaga, pikiran dan loyalitas yang sudah kami berikan untuk perusahaan ternyata tidak berimbas apa-apa, kecuali gaji yang rutin kami terima setiap bulannya.

Untuk itu, sejak dini saya dan suami sudah memperkenalkan dunia bisnis kepada Ina, dengan harapan semoga pengalaman ini akan tertanam kuat diotaknya sehingga jika ina dewasa kelak akan tertarik dan terjun didalamnya. Sekarang ini sedikit-sedikit sudah terlihat hasilnya.

Ceritanya setiap sabtu atau minggu kalau kami belanja stok, Ina selalu kami ajak. Selama disana mungkin Ina memperhatikan dengan seksama apa yang dilakukan orangtuanya. Biasanya kegiatan kami adalah belanja di TA, trus begitu sampai rumah barangnya kami foto, kemudian papanya otak-atik foto di komputer untuk kemudian fotonya di upload di web. Kalau ada order-an, biasanya saya yang catat di buku, trus barangnya saya masukan amplop coklat, disolasi, ditempel label/di tulis tangan, kemudian paket dikirim ke JNE/Tiki atau Pos. Orderan biasanya datang via sms atau telepon. Semua kejadian itu direkam dengan baik oleh Ina.

Malam kemarin, karena setrikaan numpuk...saya menyetrika, Papa sama Dd Walu sudah tidur, trus Ina main rumah-rumahan sendirian. Biasanya kalo ina main rumah-rumahan, settingannya di sekolah atau pengajian. Ina pura-pura jadi gurunya dan dengan imajinasinya seolah-olah didepannya ada murid-muridnya. Tapi malam kemarin settingannya berubah, Ina jadi pedagang online hahaha....Pura-puranya Ina terima telepon, yang aku dengar percakapannya begini : "boleh kaka.....masuk aja kaka...ada ukurannya kaka" ha ha hha...itu kan omongan yang biasa diteriakin sama pedagang-pedagang di pasar Tn Abang hihihi......

Setelah terima telepon, ina ambil beberapa baju batik bola yang ada dirumah, trus dibungkus kantong plastik, trus sama ina ditaroh diatas laptop yang tertutup, katanya itu lagi ditimbang hihihi....rupanya kalo diajak ke Jne ina juga memperhatikan semuanya, ina tahu sebelum dihitung barang akan ditimbang dulu.

Saya senang karena sekarang ina sudah mengerti alurnya berjualan online. Smoga nanti ina bisa meneruskan usaha orangtuanya, tapi bukan lagi sebagai pedagang melainkan pengusaha. aamiin
(Kalau ternyata ina jago menggambar/melukis, tentunya keahlian ini sangat berguna kelak jika Ina meneruskan usaha kami, karena nanti ina bisa mendesain sendiri baju-baju yang akan dijualnya, tentunya nilai jualnya akan lebih bagus karena produknya ngga pasaran).

Note : Maaf yach dari kemarin postingannya tentang khayalan emak terhadap anaknya hehehe....

Kk Ina

Thursday, September 8, 2011

Suka Duka Pedagang Online

Syukur Alhamdulillah selama bulan puasa kemarin boleh dibilang kios108 kebanjiran order. Ini salah satu berkah di bulan Ramadhan. Dan saya sangat berharap untuk kedepannya kios108 tetap kebanjiran order meskipun bukan bulan puasa. Untuk itu kami sedang mengkaji ulang kira-kira produk apa yang bisa dijual dan laris sepanjang hari. Karena selama ini kios108 kan hanya menjual baju koko dan mukena yang  larisnya menjelang lebaran aja.

Kebanjiran order adalah salah satu suka pedagang online. Sementara dukanya ada juga loch...diantaranya :


1. Kadang ada pembeli yang sms mau beli barang dengan kode ini itu. Barang sudah saya siapkan. Bahkan ketika ada pembeli lain yang mau membeli barang yang sama saya katakan stoknya habis. Tapi ternyata pembeli pertama ngga kunjung transfer, sementara pembeli yang lain saya tolak. Jadi barangnya masuk stok lagi dechh.......

2. Nahh kebalikannya dari yang atas, kadang kalo saya menanggapi orderan dengan malas-malasan pembelinya malah langsung transfer. Kelabakanlah saya karena sebenarnya saya belum ngecek stoknya ada apa ngga...maklum jualan nyambi kerja jadi begini ini hehehhe......

3. Kemarin saya chating dengan Mbak Iyha yang katanya baru saja kena tipu. Jadi jangan dikira yang bisa kena tipu itu cuma pembeli online aja lochh...karena ternyata ada juga pedagang online yang ditipu sama pembelinya. Dan puasa kemarin saya juga nyaris kena tipu. Untungnya suami sudah mengingatkan untuk berhati-hati. Jadi ceritanya ada satu pembeli dari Makassar yang mengaku namanya H. Abdul Halim. Dia mau membeli baju koko sebanyak 80pcs dengan total Rp. 8.400.000 belum termasuk ongkos kirim. Pertama-tama dia minta diskon besar dan Free Ongkir. Setelah saya hitung-hitung itu mah sama aja kerja rodi. Dapat orderan banyak malah ngga ada untung sama sekali. Dia memakai alasan "amal mbak di bulan puasa dan bagi-bagi rejeki", tapi saya pikir-pikir enakan dia dong kalo saya kasih diskon gede plus ongkir.....kalo mau beramal mah mending sama orang yang membutuhkan, bukan sama pedagang yang jelas-jelas barangnya mau dijual lagi dan dia akan mengambil keuntungan dari situ. Udah gitu ini orang bolak balik telepon ngga kenal waktu, kadang pas saya lagi buka puasa, waktunya sholat taraweh, lagi sahur, bener2 bikin orang panik. Dia telepon menanyakan barangnya udah di packing belum? udah dikirim belum? barangnya ada semua apa ngga? yah saya bilang bayar aja dulu, kalo udah dibayar baru saya kirim barangnya. Dia beralasan Banknya udah tutup besok pagi aja transfernya tapi dia minta tolong barangnya dikirim dulu karena takut ngga kekejar waktunya karena lebaran udah mepet. Tapi saya ngga terpengaruh sama omongannya. Prinsip saya transfer dulu baru barang dikirim. Ehh bener aja tuch besoknya dia ngga transfer-transfer sampe lebaran tiba....Hmmm penipuan model baru, dia bikin pedagang panik dengan menelepon bertubi-tubi padahal dia sendiri belum transfer.

4. Tapi meskipun saya sudah berhati-hati tetap aja ada yang lolos. Ceritanya ada satu pembeli lagi dari Lhokseumawe yang membeli baju koko dan mukena untuk dijual lagi. Dia order pertama tanggal 23 Juli dengan total orderan 5 mukena 3 Baju koko, trus barangnya di retur 1 dan dia pesan lagi. Nahh dipesanan yang kedua ini dia belum bayar tapi barangnya sudah lengkap semua dan sudah saya packing. Karena terburu-buru mengejar waktu, saya ke Jne mengirim paket yang lain yang waktu itu total paket yang dikirim ada 12. Ealah dalah ternyata paket yang ke lhokseumawe itu ikutan kebawa padahal orangnya belum bayar. Karena waktu order pertama pembayarannya lancar jadi saya tetap kirim barangnya seraya mengabarkan ke orangnya untuk transfer secepatnya karena barangnya sudah terlanjur dikirim. Ternyata setelah saya bolak balik  telepon cuma janji-janji aja tapi ngga dibayar-bayar. Malah ujung-ujungnya dia mau retur lagi barangnya. Akhirnya saya bilang dibayar aja dulu yang pengiriman sebelumnya kalo soal retur gampang. Tapi sampai detik ini dia baru bayar separuh. Sisanya belum dibayar padahal dia janji sebelum lebaran akan dilunasi. Barusan saya sms katanya tanggal 23/9 akan dilunasi. Yahh semoga aja dia ngga bohong lagi. Dan Kalo emang masih rejeki saya pasti dia bayar. Kalo bukan rejeki saya mudah-mudahan diganti dengan rejeki lain yang lebih besar. aamiin.....


Saran saya untuk sesama pedagang online, supaya terhindar dari penipuan adalah :

1. Jangan tergiur dengan order-an yang banyak. Pastikan dulu pembayarannya sudah benar-benar masuk ke rekening baru di kirim barangnya. Kadang pedagang sangking ingin menerapkan sistem "respon cepat" jadi mengabaikan hal yang satu ini.

2. Meskipun pembeli sudah pernah beberapa kali order, kita tetap harus waspada....Jangan mudah percaya karena komunikasi kita dengan mereka hanya lewat sms, email atau telepon. Kita tidak mengenal mereka secara phisik, juga tidak tahu dengan pasti dimana mereka tinggal. Meskipun mereka sudah memberikan alamat belum tentu itu alamat yang mereka tempati.

Yah kira-kira begitulah hikmah yang bisa saya petik dari kejadian selama bulan puasa kemarin. Yang saya ngga habis pikir koq bisa yach mereka mau menipu pedagang online yang berjualan baju koko dan mukena yang  notabene barang-barang itu dipake untuk menghadap Allah SWT.

Tuesday, June 7, 2011

Pasar Tanah Abang

Hari kamis pas libur kemarin, kami belanja ke Pasar Tanah Abang. Ina aku ajak karena di rumah ngga ada yang jagain. Perjalanan dari rumah ke Pasar Tanah Abang lumayan lancar. Sampai disana, ternyata pengunjungnya ramai nya minta ampun. Biasanya memang 1-2 bulan sebelum puasa, pasar Tanah Abang ramai diserbu pembeli. Tetapi memasuki bulan puasa sudah mulai sepi. Mungkin banyak yang ngga kuat kalo belanja pas bulan puasa, takut batal puasanya.
 
 
Suasana Pasar Tanah Abang

Sangking ramainya, mau makan aja harus ngantri. Bahkan banyak pengunjung yang makan lesehan di lantai karena ngga dapat duduk. Aku aja ngantri di KFC hampir 30 menit, sampai pegel kakinya. Udah dapat makanan juga harus makan buru-buru karena kasihan melihat orang yang udah pada bawa makanan tapi ngga kebagian tempat duduk.
 
 
Foodcourt Lantai 8


Ngga ada kursi, di lantai pun jadi

Dan menurut aku, kalo belanja ngga terlalu banyak mending beli di Toko Online aja dech. Bukan promosi loch, tapi bener kalo kita ngga tau harga bisa kejeblok. Aku aja kemarin cari mukena, di tempat langganan harganya cuma 160rb. Trus iseng-iseng aku tanya harga di toko lain, gila aja dia buka harga 230rb, gimana mau nawarnya kalo begitu.

Tetangga aku juga ada yang pesan mukena dan baju koko sama aku. Padahal biasanya tiap tahun dia rajin pergi ke Pasar Tanah Abang. Dia bilang capek belanja kesana, udah jauh-jauh, dikasih harga mahal, pas sampe rumah barangnya ngga bagus-bagus amat. Ya gitu dech....kalo mau belanja sendiri paling ngga kita harus udah tau kisaran harganya supaya ngga dibohongin sama penjualnya.

Capek belanja, istirahat dulu sebelum pulang


Ina lagi sholat Dzuhur


Ina kecapekan habis belanja

Tuesday, November 17, 2009

Cara Lain Mendapatkan Penghasilan Tambahan

Akhirnya setelah beberapa tahun belakangan ini keadaan kantor tidak menentu, bosku mengambil keputusan untuk membuka perusahaan baru. Aku ditawarin untuk tetap bergabung di perusahaan barunya itu. Tapi setelah ditimbang-timbang, sepertinya aku memutuskan untuk tidak ikut bergabung disana karena di perusahaan yang baru nanti, pemegang sahamnya menjadi 6 orang. Pastinya keadaan kantor akan jauh berbeda dengan keadaan kantorku selama ini. Rasanya capek banget kalau harus beradaptasi lagi dengan lingkungan baru, belum lagi keadaan aku yang sedang hamil. Sementara status aku di kantor yang baru nanti dianggap sebagai karyawan baru, berarti belum setahun disana aku sudah melahirkan. So pasti aku gak akan digaji selama menjalani cuti melahirkan karena status karyawannya masih percobaan.

Tadinya bos punya rencana kalau aku tetap ikut, Perusahaan yang lama tidak akan ditutup. Jadi nanti aku pegang 3 perusahaan disana. Tapi karena aku ngga ikut, dengan sangat terpaksa 2 perusahaan yang sekarang akan ditutup. Terus aku minta uang jasa sama bosku karena perusahaaan ditutup sementara aku bergabung disana sudah hampir 9 tahun. Tapi bosku belum berani menyebutkan angkanya, hanya bilang akan memberi sesuai kemampuan. Mudah2an saja Bosku mau berbaik hati memberikan uang jasa sesuai masa kerjaku. Sehingga aku sudah punya tabungan untuk biaya persalinan nanti dan biaya hidup beberapa bulan kedepan. Amiin….

Sebenarnya agak galau juga aku harus menanggalkan status wanita karier yang sudah aku jalani selama lebih dari 10 tahun. Ada rasa khawatir dengan biaya hidup sehari-hari, dimana selama ini penghasilan berasal dari 2 pintu, nanti hanya akan lewat 1 pintu. Tapi setelah di diskusikan dengan suami, aku bisa bernafas lega. Karena ternyata diam-diam suami sudah ikut bergabung dengan salah satu MLM yang prospeknya lumayan bagus.

MLM yang dimaksud adalah air Oxy. Mungkin sudah banyak yanag dengar tentang air Oxy ini, yaitu :

1. air minum yang telah diaktifkan dengan menggunakan Sinar Alpha melalui proses Melecuter Resonance e-Magnetic Technology (MreT).
2. Air minum yang mengandung Oxygen murni yang tinggi.
3. An-Organik yang rendah.

3 hal diatas adalah kelebihan air Oxy dibandingkan dengan air minum biasa.

Air Oxy ini bisa membantu proses penyembuhan bermacam penyakit, diantaranya :
Asma, Darah tinggi, TBC, Rheumatik, Kencing Manis, Batu ginjal, Kanker Rahim dll.

Keuntungan bergabung dengan MLM air Oxy :

  1. Produknya sangat bermanfaat untuk kesehatan, dan karena semua orang membutuhkan air minum, sangat mudah untuk memasarkan produk ini.
  2. Biaya bergabung hanya Rp. 125.000 dan berlaku seumur hidup
  3. Tutup point setiap bulan (50 point) hanya dengan berlanggan 1 dus (24 botol) air oxy seharga Rp. 107.500 (untuk pulau Jawa)
  4. Mengajak hanya 2 orang
  5. Tidak menjual produk, (tapi kalau Anda mau menjual produk ngga apa-apa. Nggak dilarang).
  6. Keanggotaan air Oxy bisa diwariskan, jadi kalau seseorang yang menjadi anggota air Oxy meninggal dunia, keanggotaannya ini otomatis diwariskan ke ahli warisnya. Ada contoh anak 10 tahun penghasilannya 10 jutaan / bulan karena diwariskan oleh ayahnya yang almarhum.
  7. Banyak bonus yang akan didapatkan, diantaranya kalau kita mempresentasikan air oxy ini kepada seseorang dan orang tsb ikut bergabung, kita akan mendapat bonus Rp. 10.000 (Bonus Presenter).
  8. Masih banyak lagi bonus yang lainnya, kalau mau tau lebih jelasnya nanti telepon suami aku aja ya di No. 0812-80739108 (Yan / Mr. Why)

Sudah banyak yang berhasil dalam bisnis ini, untuk lebih jelasnya kunjungi web aku tentang air oxy ini di : http://oxymal.blogspot.com/

Mudah-mudahan setelah aku tidak kerja lagi nanti, bisnis dari air Oxy ini sudah membuahkan hasil melebihi dari gaji yang aku terima selama ini. Bukan sedang bermimpi, tapi ini kenyataan. Upline suamiku yang sudah 1 tahun bergabung di air Oxy ini mendapakan penghasilan 18juta/bulan. Yah hanya dengan konsumsi air oxy dan mengajak 2 orang. Ada yang tertarik untuk ikut bergabung?

Tuesday, October 6, 2009

Tips Menjalankan Toko Online

Aku mau sharing sedikit tentang toko Onlineku “kios108.com” yang baru 3 bulan ini kami kelola. Belum banyak sech pengalaman yang kami dapat, tapi ngga ada salahnya kami ceritakan disini supaya bisa menjadi tambahan semangat bagi teman2 yang akan membuka toko online juga.

Langkah-langkah yang harus ditempuh supaya toko online kita banyak pengunjungnya adalah : nyontek di blognya Mas Andri yaaa….lengkap banget disitu. Kira-kira rangkumannya begini :

1. Blogwalking ke blog / toko-toko lain
2. Tukar Link dengan toko lain yang sejenis atau dengan blog lain
3. Natural Listing
4. Submit ke Iklan baris
5. Promosi ke komunitas tertentu melalui situs jejaring Facebook
6. Mengganti Domain tokonya menjadi dot.com

Dari langkah-langkah tsb yang baru aku lakukan adalah point ke 3,4 dan ke 6. Tapi alhamdulillah omzet penjualan dari 13/07/2009 sd 12/09/2009 mencapai Rp. 21.361.000 yang terdiri dari 58 Invoice dengan nilai invoice tertinggi Rp. 1.840.000 dan Invoice terkecil Rp. 70.000.


Sebenarnya seminggu sebelum lebaran masih banyak orang yang order tapi aku tolak karena takut paketnya telat sampainya secara waktu itu jasa pengirimannya lagi sibuk banget.

Oh ya waktu itu aku juga dapat pelanggan dari warga Indonesia yang tinggal di Amerika, sebelumnya dia order untuk saudara2nya di Malang dan Cirebon. Terus kemudian dia order lagi untuk dikirim ke Amerika. Paket kami kirim via PT Pos Indonesia yang katanya paket akan sampai dalam waktu 3-5 hari. Kami kirim tanggal 11/09/09 tapi ternyata kami dapat email yang mengatakan sampai dengan tanggal 26/09/09 barang belum sampai. Wah aku benar2 kecewa dengan pelayanan PT Pos Indonesia. Hari itu juga aku ke Kantor Pos untuk menanyakan ada dimana paket tsb. Ternyata paketnya masih ada di Bandara Soekarno Hatta. Petugasnya bilang nanti dikabarin karena petugas di Bandaranya tidak bisa dihubungi. Aku tunggu tidak ada kabar juga akhirnya hari senin aku telepon dan petugasnya masih kasih alasan yang sama. Hari Selasanya aku telepon lagi dan petugas tsb masih ngasih alasan yang sama juga. Akhirnya aku marah2 dan mengatakan kalau barang masih di Indonesia aku ambil aja gak jadi dikirim ke Amerika karena percuma paketnya udah gak bisa dipake untuk Lebaran. Petugas tsb bilang nanti di cek lagi dan akan dihubungi. Pada akhirnya hari Rabu aku telepon lagi dan petugasnya mengatakan paket sudah sampai, silahkan cek dari internet. Setelah aku cek dari internet ternyata paketnya baru dikirim hari sabtu 26/09/09 jam 14.00 setelah aku lapor jam 11.00. Mudah2an ada petugas PT Pos Indonesia yang membaca postingan ini supaya bisa meningkatkan pelayanannya demi kepuasan pelanggan.

Kendala-kendala menjalankan toko online yang aku alami kemarin diantaranya :

1. Banyak pelanggan yang ragu2 / tdk percaya dengan toko onlineku hanya karena aku tidak mencantumkan alamat toko.

2. Salah menghitung ongkos kirim, ini sering banget aku alami karena waktu yang mepet dan kurang konsentrasi (maklum nyuri2 waktu di kantor hihihi…). Biasanya kalau kurangnya banyak aku kabarin ke pelanggan dengan harapan mereka mau transfer kekurangannya. Dan pengalaman kemarin rata2 mereka mau transfer kekurangannya dan memaklumi kesalahanku hehehe….

3. Ada juga beberapa pelanggan yang komplain barangnya tidak sesuai yang diharapkan, misalnya ada yg kirim email bilang “koq bajunya tidak putih bersih?” Padahal baju tsb warnanya putih tulang, Ya tentu saja tidak putih bersih. Atau ukuran bajunya kekecilan padahal mereka sendiri yang minta ukuran tsb. Dan ada juga yang menduga mukena lukis warna biru disangkanya biru terang padahal biru muda. Bagi mereka yang komplain aku tawarkan untuk kembalikan barang tukar uang, tapi akhirnya mereka gak jadi tukar barang karena kesalahan ada pada mereka. Eh ada satu sech yang barangnya dikembalikan karena memang gak cukup untuk anaknya, tapi Alhamdulillah barangnya laku dibeli orang lain.

4. Banyak juga pelanggan yang cerewet nanya2 terus kapan barang akan dikirim, sepertinya mereka takut dibohongin karena sudah transfer sejumlah uang. Kalau lagi sibuk banget kadang keki juga menghadapi pelanggan yang seperti ini hehehe…..

Begitulah pengalaman aku selama menjalankan toko online. Kemarin order banyak karena barang yang kami jual adalah baju koko/baju muslim dan momentnya menjelang Lebaran. Kalau sekarang order sudah mulai sepi. Makanya aku lagi berusaha mencari supplier baju batik nech, soale kalau baju batik kan tidak mengenal musim. Apalagi sekarang UNESCO sudah mengakui kalau batik adalah warisan budaya Indonesia. Kalau ada yang tau supplier baju batik tolong kabarin aku yaaa…atau ada yang mau kerjasama menitipkan barangnya di toko kami, akan kami sambut dengan senang hati. Aku juga mencari supplier “Oleh-oleh Haji’ yang mau menitipkan barang dagangannya di Kios108.com.

Oh ya, rencana kami juga mau bisnis kardus bekas...kebetulan Bosku punya pabrik kertas yang membutuhkan kardus bekas sebagai bahan bakunya. kalau ada yang punya kardus bekas jangan dibuang yaaa..Kumpulin aja nanti kita jemput barangnya. Tapi ini untuk area tertentu aja ya hihihihi....untuk lebih jelasnya kunjungu website kami disini

Wednesday, September 9, 2009

09/09/09 - Ulang Bulan ke-20

Tepat tanggal 09/09/09 Ina berusia 20 bulan....ngga berasa ternyata anak mama sudah besar, dan sebentar lagi punya adik hihihihih......Ya akhirnya hari senin aku beli test pack yang murah aza harganya cuma goceng, dan ternyata hasilnya cukup akurat. Memang sebelumnya aku udah yakin pasti hamil secara selama ini aku ngga pernah telat datang bulan, yang ada malah maju 5 hari (siklus mensnya 25 hari).

Alhamdulillah di bulan yang penuh berkah ini kami diberi rejeki yang tak disangka-sangka. Kami diberi lagi satu amanah untuk dijaga dan dididik dengan sebaik-baiknya. Disamping itu kami juga diberi rejeki lain yang sedang kami rintis. Iseng-iseng kemarin aku menghitung omzet penjualan toko online kami dari tanggal 13 Juli sampai 08 September ternyata sudah mencapai 16juta. Subhanallah benar-benar diluar perkiraan kami. Semoga ini awal yang baik untuk menuju kesuksesan. Terimakasih ya ALLAH atas karunia yang telah Engkau limpahkan kepada keluarga kami.


Pelanggan kami datang dari sabang sampai merauke. Bahkan ada yang dari Luar Negeri yaitu dari Malaysia yang pesan baju koko untuk saudaranya di Bekasi, trus ada juga dari Amerika yang pesan baju koko untuk saudara2nya di Malang dan Cirebon. Ternyata sedemikian canggihnya teknologi sehingga kita bisa melakukan transaksi ke seluruh dunia hanya dengan duduk di depan komputer.

Heheheh maaf nech isi postingannya jadi gak sesuai sama judulnya. Soale aku bingung mo update perkembangan ina udah sampai mana. Sepertinya masih sama dengan bulan lalu cuma ada tambahan satu, Ina jadi cengeng...apa karena mau punya adik?

Wednesday, July 15, 2009

Kios 108

Sebenarnya agak malu mau posting ini, cuma berhubung banyak yang nanya jadi dengan senang hati dijawab disini aja yaaa….

Pengunjung blog ini mungkin sebagian sudah ada yang mengklik banner disamping kiri atas yang ada gambar baju koko sama mukena, ya itu benar toko online kami yang kami beri nama “Kios 108” yang baru dimulai bulan mei’09, selama ini kami memang belum mempromosikan kemana-mana karena barang yang di upload masih sedikit, dan dari bulan mei sampai kemarin…sukses belum ada yang beli heheheh…..

Adapun alasan kami membuka toko online adalah karena kami gak mungkin selamanya ikut kerja dengan orang lain, target kami lima tahun ke depan sudah punya usaha sendiri meskipun kecil-kecilan, selain kios 108 ini kami juga sudah mulai merintis usaha lain yang mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik sesuai target…amiin

Kenapa toko online nya dinamakan “Kios 108’, ini ada sejarah tersendiri, jadi dulu sebelum merid alamat emailku nia_108, karena dulu temen2 kantorku kalo bikin email biasanya pakai nama trus belakangnya tanggal lahir, nahh aku mau beda dari mereka, jadi aku pakai 108 yaitu no. rumahku ehhehe…..setelah merid suami beli no. perdana simpati dapat no. cantik menurut aku, yaitu belakangnya 108….wahh seneng banget dong….Trus satu saat sehabis sholat tiba-tiba suami dapat ide untuk memakai 108 sebagai nama toko online kami karena ternyata lagi 108 itu ada hubungannya sama ina….terutama 4 digit terakhir no. hape perdana yang suami beli yaitu 9108…apakah artinya itu? Yaitu tanggal lahir ina 9 Januari 2008…. Kami berharap kios 108 membawa berkah bagi kami sekeluarga seperti halnya kami mendapat berkah ketika ina lahir ke dunia.

Dan Alhamdulillah, meskipun belum dipromosikan ternyata ada yang masuk ke kios 108 yaitu Mbak Lidya, katanya baju kokonya bagus2 trus dia tanya harganya dsb..dsb…singkat cerita pada akhirnya datanglah order pertama dari mbak Lidya di Batam yang beli Mukena 3 Pcs, Mukena Anak-anak 3 Pcs, Baju Koko 9 Pcs….setelah itu dilanjut order dari tetangga yang beli Baju koko sebanyak 3 pcs…..Mudah-mudahan setelah ini datang lagi order2 selanjutnya….


Membuka usaha sendiri tidak semudah yang kami bayangkan, kami pikir tidak ada kendali berarti yang akan kami hadapi, ternyata baru dapat oder pertama kami sudah menemukan berbagai kesalahan, tapi kami harus mengambil hikmah dibalik kesalahan ini supaya tidak terulang lagi kejadian serupa dimasa yang akan datang.