Friday, September 9, 2011

"Story Pudding : Persiapan Pernikahan Paling Singkat"

Ada yang tahu ngga berapa lama ijab kabul itu berlangsung? yahh boleh dibilang cuma 5 menit. Dimulai dari mempelai pria yang mengikuti kata-kata penghulu seperti ini : "Saya terima nikahnya bunga binti pulan dengan mas kawin yang tersebut diatas....tunai" disambut dengan ucapan penghulu "sah" kemudian di setujui oleh para undangan yang datang menyaksikan, diakhiri dengan doa, selesai dech acara akad nikah tersebut. Sepertinya ngga sampai 5 menit yachh...tapi ternyata jalan untuk menuju kesana sangatlah berliku (terutama bagi saya).

Yah mencari jodoh itu tak semudah membalikkan telapak tangan. Karena setelah itu kita akan hidup dengannya seatap selama-lamanya sampai ajal memisahkan. Jadi kita harus benar-benar mencari jodoh yang sesuai kriteria yang kita inginkan. Jangan sampai salah pilih. 

Saya pribadi sempat putus asa karena selalu gagal dalam mencari jodoh. Tapi ternyata pada akhirnya Allah mempertemukan saya dengan jodoh saya. Seperti kata pepatah "kalau jodoh gak akan kemana" begitu juga yang saya alami. Tanpa pacaran tiba-tiba aja saya menikah dengannya. Tanpa mengenal lebih jauh tentang pribadinya tiba-tiba aja saya mau hidup serumah dengannya. Tanpa persiapan matang, tiba-tiba aja kita berdua langsung menetapkan hari pernikahan. Sungguh bagi Allah tidak ada yang mungkin kalau dia sudah berkehendak.

Alhamdulillah persiapan pernikahan saya cuma disiapkan dalam waktu sebulan. Tetapi semua bisa berjalan dengan lancar dan sesuai rencana. Karena kita berdua sama-sama berniat menikah untuk ibadah, maka segala sesuatunya jadi dimudahkan oleh Allah SWT.

Tanggal 04 Februari 2007, si dia datang ke rumah seorang diri untuk melamar saya. Setelah proses lamaran selesai, kami langsung ke toko emas untuk membeli cincin kawin dan mas kawin. Setelah itu kami datang kerumah teman yang waktu itu menjabat sebagai Dekel (Dewan kelurahan) untuk meminta tolong mengurus surat-surat di KUA. 

Tanggal 11 Februari 2007, kami datang ke percetakan untuk membuat undangan, lanjut ke tempat tenda untuk sewa tenda, trus ke tempat rias pengantin untuk mencari baju yang cocok sekalian minta tolong untuk membuatkan seserahan yang akan dibawa di hari H, Booking tetangga untuk masak (kami ngga pake catering), setelah itu ke pasar tanah abang untuk mencari baju seragam untuk keluarga sekalian mencari souvenir pernikahan.

Tanggal 18 Februari 2007, undangan sudah selesai...kami menuliskan siapa-siapa yang akan di undang. Setelah itu siap untuk ngedrop undangan kepada saudara / tetangga untuk disebarkan.

Tanggal 25 februari 2007, semua persiapan pernikahan sudah rampung. Waktunya nyantai supaya pas hari H ngga terlalu stress. Pergilah kami ke Blok M Mall dan pada akhirnya melakukan foto pra wedding disana hahahaha......(udah pada tau khan ceritanya? kalo belum tau bisa baca disini)




Tanggal 04 Maret 2007 hari H yang ditunggu-tunggu. Dan terjadilah proses ijab kabul sepertiyang diceritakan diatas tadi. Hmm persiapannya benar-benar singkat. Dan saya bersyukur pada akhirnya apa yang selama ini hanya ada di mimpi saya  menjadi kenyataan. Sekarang kalo ada orang yang mau melihat KTP saya, saya bisa dengan bangga memperlihatkannya. Padahal dulu sebelum menikah, saya paling takut kalo ada orang yang mau melihat KTP. Yahh pada akhirnya sekarang saya bisa menyandang status "istri". Juga dengan bangga bisa menyandang status "ibu". Pada akhirnya....Alhamdulillah ya Allah...terimakasih atas karuniamu yang tak terhingga.


Kisah ini diikutsertakan pada "A Story Pudding For Wedding" yang diselenggarakan oleh Puteri Amirillis dan Nia Angga 


Note : Mohon komentarnya yachh....soale komentator terbaik juga bisa mendapatkan hadiah lochh....udah gitu kalo postingan saya komentarnya banyak juga bisa dapat hadiah ehehhe......ditunggu yachh...ojo lali yoo

Update : baca komentar dari Indi, aku baru inget....padahal waktu bikin draft udah niat mau pasang foto yang ini. Yang belum kawin jangan ngiri yachhh......ini foto waktu acara suap-suapan...setelah penghulu mengucapkan kata "SAH" heheheh.....


45 comments:

  1. Wahhh....sweet memory ya mba, dan proses menuju kesana sungguh melalui proses perjuangan yang bertahap, semoga bahagia dan langgeng ya mba :)

    ReplyDelete
  2. @ Anny : iya mbak anny, proses mencari si dianya yang lama...pas udah ketemu si dia prosesnya malah singkat hehehe.....

    ReplyDelete
  3. aah sy belum boleh baca nanti kepengen nikah lagi :P #digaplok mama

    prosesnya kayaknya nyantainya klo sering liat persiapan itu bikin ribet :D

    ReplyDelete
  4. terimakasih ya mbak atas partisipasinya di story pudding for wedding.

    wah persiapan yang luar biasa cepat dan terkadang persiapan cepat banyak memperoleh kemudahan ya mbak...

    iya ayo yang komen ada hadiah loh untuk komen terbaik..tp dr semua peserta yaa...

    ReplyDelete
  5. Oh ... bgitu yah buk? Poto pra weddingnya ha ha ha ha ... ketawa dia!!

    ReplyDelete
  6. Emang bener-bener singkat ya...sesingkatnya pernikahanku ternyata ada yang lebih singkat.

    Tapi kebanyakan seperti ini, dari singkat itu bisa menjadi dan alhamdullilah moga bisa bersama hingga akhir hayat...beda yang pacaran lama, kenangan dimana-mana tapi tak menjadi ( pengalaman pribadi ).

    Allah selalu memberikan kita jalan bila kita mengikuti apa perintahnya, dan pasti semua akan dilancarkan atas ijinnya.

    Inget dulu waktu mau menikah, calon suamiku saking takutnya menjalani akat nikah sampai demam...untungnya paginya reda setelah minum penurut panas 2 kali.

    Aku juga udah buat postingan utk ini , moga senin bisa di ikut sertakan kalau gak telat...karna ada cerita lucu yang gak bisa aku lupa.

    ReplyDelete
  7. wah, ikutan kontes ya? good luck ya :) kurang fotonya nih, mbak kan supaya bisa menghayati cerita, hehehe. kalau keluargaku sendiri persiapannya gak pernah lama, cukup 1 minggu dan yg diundang keluarga saja. yg penting resmi tercatat di KUA. gak ada resepsi kecuali makan2. aku juga kalau nikah maunya begitu, santai saja di rumah, resmi, beres, deh, hahahaha (ini yng ngomen ketauan ABG pemalas, lol).

    ReplyDelete
  8. Yang penting itu kata "Sah" dari penghulu dan hadirin. Begitu "sah" dah bisa gunakan :D

    ReplyDelete
  9. Wah.. singkat banget ya :)

    Btw, sukses untuk kontesnya mbak :)

    ReplyDelete
  10. wow pada bagi cerita-crita seputar nikah dan pernikahan ni....

    semoga beruntung mbak.. :)

    ReplyDelete
  11. @ Fiction World : hehehe baca2 aja gpp koq...kali aja bisa jadi referensi hehehe....

    @ Puteriamirillis : iya mbak sama-sama...

    iya mbak akunya yang gak mau lama2...soale takut stress hehehe.....

    @ Orang_dalam : iya begitu itu ceritanya hahaha.....lucu

    ReplyDelete
  12. sweet amat fotonya. hehee...moga menang ya. hi hihi....

    ReplyDelete
  13. @ Ibu Dini : iya mbak...adikku aja sampe mulutnya menyon loch sangking stressnya...untungnya buru2 ke dokter....dan bersyukur juga akhirnya acara pernikahan adikku berjalan lancar....

    @ Duniakecilindi : iya indi, aku klupaan pasang foto...tp udah dipajang tuch hehe....

    @ Orang_dalam : dan proses menuju kata sah itu yang ussah yach ehhehe...

    @ Danu Akbar : iya singkat banget...makasih supportnya yachh...

    @ Zone : iya...makasih supportnya yachh

    ReplyDelete
  14. Wahaha photonya bikin iri.
    Betul mbak, kalo jodoh tak akan kemana. Ceritaku br dpt 2/3 gara2 ketiduran xixi

    ReplyDelete
  15. alhamdulillaah, ya. #syahrinimodeon#

    amat singkat namun padat akan hikmat nikah yang penuh berkah tentunya.

    abadilah pernikahan kalian ya, meski usia akan menjadikan tua, tapi segala sesuatu dalam rumah tangga tentu akan menjadikan perjalanan yang semakin dewasa.

    itu, foto pranikahnya ala manten benerbener ya. ckckckck...

    ReplyDelete
  16. wah persiapannya cukup matang dan menguras energi keknya ya Mbak.

    Kalo saya malah sangat simpel, bahkan 5 menit sebelum ijab saya masih ada di lapak njaga dagangan (hhh keterlaluan), sampe-sampe petugas KUAnya yang datang ke rumah. Maklum KUAnya ada di depan rumah.
    Saya ndak pake acara ribet, yang penting sah secara agama dan resmi secara hukum

    ReplyDelete
  17. aku udah pernah baca cerita mama Nia ttg pernikahannya sebelum ini, dan sgt terharu membacanya...

    Apapun jika diniati karna Allah, Dia sendiri yang akan memudahkan. :)

    Selamat berkontes ya ma... Sukses.

    ReplyDelete
  18. Semua kehendak Allah swt memang pasti berlaku ya Mam.
    dgn waktu yg singkat, akhirnya pernikahan Mama terlaksana dgn khidmat dan barokah.


    semoga beruntung di acara ini ya Mam
    salam

    ReplyDelete
  19. Saleum
    Sweet banget poto yang paling bawah itu mbak,.... hehehe, btw, saya ikut mendoakan agar perjalanan bahtera rumah tangganya semakin kokoh dan sejahtera
    saleum dmilano

    ReplyDelete
  20. Wah ...
    saya salut sama mama Ina ...
    Mama Ina mencatat dengam baik momen-momen penting persiapan pernikahan tersebut

    Sebuah persiapan yang walaupun singkat ... tetapi telah direncanakan dengan baik - efektif dan efisien ...

    Semoga Sukses di perhelatannya Ibu Pupu ya

    Salam saya Mama Ina

    ReplyDelete
  21. Wah..tms cepet bgt tuh dr kenal menuju pelaminan. Sy juga cepet, 8 bulanan mam. Memang kl sdh jodoh, meski br kenal dimudahkan jalannya ya. Semoga pernikahannya langgeng dan sll bahagia y mam. Amin. Sukses buat kontesnya..

    ReplyDelete
  22. Seubhanallah ikatan pernikahan memang indah luar biasa, kebahagiaannya pun saya bisa merasakannya setelah membaca dan melihat foto nya..semoga saya juga bisa dimudahkan{road to my wedding juga nih mbak, hehe}

    ReplyDelete
  23. Subhanallah...
    Dalam sebulan saja persiapannya...
    Hmm... ada yang bilang, kalo memang jodoh, segalanya dimudahkan oleh Allah :D
    Semoga sukses dalam stiry pudding-nya ya, Mbak :D

    ReplyDelete
  24. Terima kasih buat partisipasinya.. Mg pernikahannya happily ever after. Jadi inget aku pengen nulis ttg "jodoh" hihi

    ReplyDelete
  25. Wuih proses ribet tapi sukses di kerjain sendiri ya Mbak, cuma sebulan lagi.. hebat.. :)

    ReplyDelete
  26. CIeeeeeehhhhhhhhh mbak NIa... :)
    seru juga persiapannya, cuma sebulan, tapi OK punya.. :)
    aku malah gak nyiapin apa2 mbak, karena semua udah disediain keluarga, hehe,, enak ya...

    moga langgeng pernikahannya ya mbak...

    ReplyDelete
  27. Prosesnya memang gak lama mbak, tapi nunggu naibnya yang bikin gelisah dan lumayan lama

    ReplyDelete
  28. singkat, padat jelas dan akhirnya munculah Ina dan Walu...

    numpang nanya nih sama si Mas.. enggak ndredeg nih mbak pas ijab kabul hahaha

    ReplyDelete
  29. @ Lozz Akbar : ehh si mas malah nagis loch waktu ijab kabul, soale saudaranya kan ngga ada yang datang (karena memang ngga dikasih tau)....aku yang cengeng justru ngga nagis sama sekali.....ngga tau kenapa, soale aku merasa kayak mimpi...

    @ Halaman Putih : iya bener banget...nunggu prosesnya yang bikin stress heheh...

    @ Adverthiya : kalo aku semuanya dikerjain sndiri mbak....untungnya beberapa bulan sebelumnya adik angkatku yg merid..jadi aku udah tau apa2 aja kebutuhannya....

    @ Yuniarinukti : iya mbak..krana calon suamiku waktu itu kerjanya di pare-pare...cuma dikasih jataj cuti 1,5 bulan utk merid...makanya ngebut hehheeh....2 mnggu setelah nikah dia balik lg ke pare-pare...aku ditinggal sndirian hiks....

    ReplyDelete
  30. cie cie,,manisnya!,,
    kenangan indah nih,,

    ReplyDelete
  31. Mbak Nia, cinta itu terkadang emang datang belakangan (buat kita perempuan lho), buktinya......mbak Nia and si Dia sampe sekarang langgeng aja kan, walau berawal tanpa cinta yang menggebu, heheheheh.....

    ReplyDelete
  32. Whuaaa...fotonya co cwiiiiit, hampir harus disensor tuh qiqiqiqi...

    Subhanlloh ya mba, segala sesuatu yg dilaksanakan karenaNYA memang akan dipermudah.

    Gudlak ngontesnya mba ;)

    ReplyDelete
  33. Lika-liku pernikahan mbak Nia memang unik dan patut dicontoh. Tanpa gembar-gembor gosip tetangga karena minus pacaran, Semua persiapan pernikahan dikerjakan berdua, waktu yang sangat singkat plua, dan ... meski tanpa penjajagan (istilah halusnya pacaran, ya?) tetap memiliki pernikahan yang indah nan bahagia. Subhanallah. Semoga pernikahannya langgeng sampe aki-nini dan maut memisahkan, mbak. Amin-amin-amin ya Rabb. Semoga terkabul.
    Tak lupa, semoga sukses di kontes ini, ya.

    ReplyDelete
  34. ihiiy... fotonya mesra sekaliii... so sweet...

    suksesnya pernikahan nggak ditunjang dgn persiapan lama bin ribet ya mbak... ternyata niat yg baik yg mempermudah segalanya...

    sukses kontesnya ya mbak Nia... ^_^

    ReplyDelete
  35. OOT mbak Nia...
    sarung loreng itu, dari opanya Vania... waktu dinas di seskoal ada anak buah yg jual...

    kalo utk umum, aku blm tau dimana ada yg jual... hehehe :-D

    ReplyDelete
  36. kalo jodoh emang ga kemana-mana ya mba?
    btw, foto manten-nya suit-suit bangets dewh, bakalan bikin ngiri yang belum nikah, untungnya aku dah nikah xixixi...

    ReplyDelete
  37. waah fotonya.... bikin mupeng yang belom nikah hehehe.... semoga pernikahannya selalu di berkahi ALlah ya mbak.. salam kenal dari bunda KAnaya

    ReplyDelete
  38. Wah persiapan hingga hari H nya benar-benar santai tapi hasilnya Matang...
    Keren dan patut di contoh... :)

    Smg pernikahanya langgeng ya Mb'Nia :)

    Salam kenal :)

    ReplyDelete
  39. persiapan pernikahan saya malah masih jauh lebih singkat dari mba Nia, yang cuma 3 pekan.

    Namun meski persiapannya singkat, semoga pernikahan itu abadi sampai ke akhirat yah mba. amin

    ReplyDelete
  40. persiapan pernikahan saya malah masih jauh lebih singkat dari mba Nia, yang cuma 3 pekan.

    Namun meski persiapannya singkat, semoga pernikahan itu abadi sampai ke akhirat yah mba. amin

    ReplyDelete
  41. persiapan pernikahan saya malah masih jauh lebih singkat dari mba Nia, yang cuma 3 pekan.

    Namun meski persiapannya singkat, semoga pernikahan itu abadi sampai ke akhirat yah mba. amin

    ReplyDelete
  42. @bangau putih

    mengenai persiapan pernikahan selama 3 pekan,
    saya juga akan menikah dan punya persiapan 3 pekan, karena calon suami WNA, jadi menunggu dia datang ke indonesia.

    apa yang harus kami siapkan dalam waktu sesingkat itu mba?
    yang penting bagi kami sah secar aagama dan hukum serta diumumkan di khalayak mengenai pernikahan kami,
    karena waktu yang singkat sulit mencari gedung kami memutuskan menikah dirumah saya

    tapi ortu kekeuh kita pake gedung jadi saya sulit memberi pengertian, walau sebenarnya saya setuju pake gedung karena simpel ,
    tolong informasinya

    makasih

    ReplyDelete
  43. @Raini : mbak kalo mbak mau tanya ke bangau putih kunjungi aja blog beliau di http://bangauputih.info/

    kalau pendapat saya, seandainya orangtua tetap minta di gedung..mulai sekarang mbak sdh harus mulai mencari gedung utk disewa, biasanya mrk sdh menyiapkan juga jasa cateringnya...mbak bisa cari informasinya via internet...emang lebih enak di gedung krna kita ngga repot....

    ReplyDelete
  44. Blognya bagus banget kak ^^ Semoga persiapan pernikahannya dilancarkan dan Semoga pernikahannya langgeng sampai maut memisahkan :)
    Selamat pagi kakak. :) maaf numpang promosi ya. ^^
    Ada yang mau nikah? Tapi masih bingung cari Wedding Organizer yang profesional? Rias pengantin yang bagus dan *manglingi? Dan catering yang halal,enak, murah dengan dekorasi yang bagus tapi tetep dengan harga sesuai kantong anda?
    Gak cuma catering untuk nikahan aja lho, ada juga nasi box, racikan dan nasi bancakan. Rias untuk pengantin,wisuda,persewaan kebaya/beskap juga bisa. Yuk cek paket paket hemat kami di link kami bumentik dot com dan dekorasipernikahanjogja dot com

    ReplyDelete

Silahkan komentar