Pengunjung blog ini mungkin sebagian sudah ada yang mengklik banner disamping kiri atas yang ada gambar baju koko sama mukena, ya itu benar toko online kami yang kami beri nama “Kios 108” yang baru dimulai bulan mei’09, selama ini kami memang belum mempromosikan kemana-mana karena barang yang di upload masih sedikit, dan dari bulan mei sampai kemarin…sukses belum ada yang beli heheheh…..
Adapun alasan kami membuka toko online adalah karena kami gak mungkin selamanya ikut kerja dengan orang lain, target kami lima tahun ke depan sudah punya usaha sendiri meskipun kecil-kecilan, selain kios 108 ini kami juga sudah mulai merintis usaha lain yang mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik sesuai target…amiin
Kenapa toko online nya dinamakan “Kios 108’, ini ada sejarah tersendiri, jadi dulu sebelum merid alamat emailku nia_108, karena dulu temen2 kantorku kalo bikin email biasanya pakai nama trus belakangnya tanggal lahir, nahh aku mau beda dari mereka, jadi aku pakai 108 yaitu no. rumahku ehhehe…..setelah merid suami beli no. perdana simpati dapat no. cantik menurut aku, yaitu belakangnya 108….wahh seneng banget dong….Trus satu saat sehabis sholat tiba-tiba suami dapat ide untuk memakai 108 sebagai nama toko online kami karena ternyata lagi 108 itu ada hubungannya sama ina….terutama 4 digit terakhir no. hape perdana yang suami beli yaitu 9108…apakah artinya itu? Yaitu tanggal lahir ina 9 Januari 2008…. Kami berharap kios 108 membawa berkah bagi kami sekeluarga seperti halnya kami mendapat berkah ketika ina lahir ke dunia.
Dan Alhamdulillah, meskipun belum dipromosikan ternyata ada yang masuk ke kios 108 yaitu Mbak Lidya, katanya baju kokonya bagus2 trus dia tanya harganya dsb..dsb…singkat cerita pada akhirnya datanglah order pertama dari mbak Lidya di Batam yang beli Mukena 3 Pcs, Mukena Anak-anak 3 Pcs, Baju Koko 9 Pcs….setelah itu dilanjut order dari tetangga yang beli Baju koko sebanyak 3 pcs…..Mudah-mudahan setelah ini datang lagi order2 selanjutnya….

Membuka usaha sendiri tidak semudah yang kami bayangkan, kami pikir tidak ada kendali berarti yang akan kami hadapi, ternyata baru dapat oder pertama kami sudah menemukan berbagai kesalahan, tapi kami harus mengambil hikmah dibalik kesalahan ini supaya tidak terulang lagi kejadian serupa dimasa yang akan datang.




















