Tuesday, March 29, 2016

My COD Versi My JNE

Pertama kali mendengar kata My COD, yang terlintas dalam pikiran saya adalah Cash On Delivery,  dimana penjual dan pembeli sudah bertemu langsung, lalu pembeli membayar secara cash begitu terima barangnya, Terus kalo JNE menyediakan fitur ini apa fungsinya yach?. Asli saya kepikiran terus, bahkan saya dan suami sampai berdebat soal My COD ini demi mempertahankan pendapatnya masing-masing hihihihih.....Ternyata My COD versi My JNE adalah Cash On Digital semacam Rekening Bersama. Ini merupakan salah satu JNERevolution dari  JNE.

Akhirnya untuk mengetahui alur kerja My COD, saya dan suami mencoba fitur My COD ini yang ada di Aplikasi JNE Mobile. Saya sebagai pengelola Toko Online bertindak sebagai Penjual, sedangkan suami bertransaksi di Toko Online saya menggunakan fitur My COD sebagai Pembeli. Ini langkah-langkahnya :

Awalnya Penjual dan Pembeli berkomunikasi langsung via sms, bbm, wa atau email untuk membahas barang apa yang akan dibeli. Barang yang akan dibeli bisa dilihat di Toko Online yang Pembeli inginkan, dalam contoh ini adalah Kios108.com. Begitu deal, saya sebagai penjual membuka Aplikasi JNE dan melakukan Create Order di Fitur My COD saya.

Syarat untuk melakukan transaksi melalui fitur My COD dari My JNE, penjual dan pembeli harus sudah instal Aplikasi Mobile My JNE yang didownload dari Play Store Google.

Penjual melakukan Create Order di My COD nya

 Di My COD  pembeli akan muncul notifikasi pemberitahuan bahwa order sudah dibuat oleh penjual.

Notifikasi Order Untuk Pembelidai Sistem MyJNE

Informasi di My Order, Pembeli

Setelah itu pembeli harus melakukan transfer. Disini agak membingungkan mau transfer dari ATM atau bisa melalui Top Up. Pertama Pembeli coba  melakukan Top Up terlebih dahulu dengan mengisi dana dari ATM  ke Rekening Virtual pembeli sebesar Rp. 150.000,-


Top Up pertama di Rekening Virtual Pembeli

Setelah Top up, dana masuk ke rekening virtual pembeli sebesar Rp. 145.000,- (karena ada biaya administrasi, sesuai terms & conditions)

Dana masuk ke Rekening Virtual Pembeli dipotong biaya administrasi Rp. 5000,-

Setelah ada dana sebesar Rp. 145.000 selanjutnya suami melakukan transfer ke Rekening Virtual Penjual sebesar Rp. 144.000,- ternyata tidak bisa.

Transfer menggunakan saldo Rekening Virtual gagal

Pada saat itu kami berpikir tidak bisa transfer karena dana tidak mencukupi, kenapa tidak mencukupi? karena ada biaya administrasi sebesar Rp. 2000,- (sesuai terms &conditions)


Terms & Conditions

Akhirnya pembeli Top up lagi sebesar Rp. 20.000,- supaya bisa melakukan pembayaran ke Penjual.


Penambahan Saldo kedua

Kurang dari 2 menit dana berhasil masuk ke rekening virtual pembeli sebesar Rp. 15.000,- dan ada notifikasi dari My Jne.

Notifikasi dari My JNE


Dana di Rekening Virtual pembeli akhirnya terkumpul sejumlah Rp. 160.000,-


Dana di Rekening Virtual pembeli sejumlah Rp. 160.000,-

Otomatis dana sudah mencukupi untuk melakukan pembayaran ke Penjual, selanjutnya melakukan proses pembayaran dengan mengklik tombol PAY....ternyata tidak berhasil juga.

Klik tombol PAY di menu transfer My JNE gagal

Setelah itu kami mencoba transfer dari ATM ke rekening virtual yang dikirim melalui sms pembeli sesuai ID order (Dalam contoh ini ID ordernya 000000000133). Ternyata BERHASIL


SMS yang diterima oleh pembeli dari JNE begitu penjual selesai membuat Create Order


Bukti Transfer dari ATM

Dan di My COD penjual sudah ada perubahan status dari ORDERED ke PAID. Sayangnya tidak ada pemberitahuan melalui email atau SMS, karena biasanya di aplikasi market place yang saya pakai selama ini ada pemberitahuan seperti itu.


Tampilan di My JNE Penjual di bagian My SHOP

Kemudian penjual mengirim paketnya ke Agen JNE terdekat, setelah dapat nomor resi, nomor tersebut di input di My COD penjual.

Paket yang dikirim oleh Penjual

Agen JNE yang terdekat

  Petugas JNE sedang memproses paket yang akan dikirim


Penjual meng-input nomor resi di My COD Penjual


Setelah no resi diinput status di My JNE penjual berubah menjadi On Delivery

di My COD pembeli ada pemberitahuan notifikasi barang sudah dikirim.


Notifikasi dari JNE ke Pembeli bahwa barang sudah dikirim

Setelah pembeli menerima paket, lalu pembeli konfirmasi di My COD bahwa paket sudah diterima. Pada bagian itu ada kolom komentar dan rating layanan toko online penjual, semacam testimoni atau ulasan kalau di market place lain.

Paket sudah diterima oleh Pembeli

Begitu Pembeli konfirmasi bahwa barang sudah diterima,  di My COD Penjual ada perubahan status dari On Delivery menjadi Received. Pada saat itu juga otomatis dana dari Pembeli masuk ke Rekening Virtual Penjual setelah dipotong biaya administrasi sebesar Rp. 5.000,-






Testimoni dan Rating dari Pembeli


Tampilan di My JNE Pembeli bahwa Barang sudah diterima

Dari contoh kasus ini saya bisa mengambil kesimpulan bahwa ternyata untuk pembayaran orderan, pembeli tidak diharuskan punya Top Up karena bisa langsung transfer dari ATM sesuai jumlah yang harus ditransfer ke rekening virtual yang akan diberitahukan melalui sms setelah melakukan proses order di My COD. Jadi transfernya bukan ke rekening virtual penjual, akan tetapi transfer ke rekening virtual pembeli sesuai ID Order.

Setelah order selesai, otomatis dana akan masuk ke rekening virtual penjual

Begitulah kira-kira alur kerja My COD, singkatnya bisa digambarkan seperti dibawah ini : 

SEBAGAI PENJUAL :
1. Melakukan Create Order
2. Setelah ada pembayaran dari Pembeli, melakukan pengiriman paket di agen JNE
3. Masukkan no resi pengiriman
4. Setelah paket diterima oleh pembeli dan ada konfirmasi melalui aplikasi My JNE, dana bisa dicairkan..



SEBAGAI PEMBELI :
1. Setelah ada notifikasi orderan, akan menerima sms yang berisi rekening virtual sesuai ID orderan, segera lakukan pembayaran di ATM Permata atau Bank lainnya ke nomor rekening virtual tsb.
2. Setelah barang dikirim akan ada notifikasi dan no resi paket yang telah dikirim.
3. Begitu paket diterima, harus komfirmasi di My COD bahwa paket sudah diterima.



Aplikasi JNE Mobile dari JNE dengan fitur My COD ini merupakan salah satu solusi jitu bagi pembeli yang takut ditipu oleh Toko Online.  Dengan menggunakan aplikasi My COD ini, pembeli tidak perlu was was dan ketar ketir uangnya hilang karena uang anda aman dan dijamin akan kembali jika barang tidak diterima. Dengan adanya fitur My COD ini diharapkan bisa meningkatkan traffik penjualan Toko Online dan Pembeli bisa berbelanja dengan rasa aman. Terima kasih JNE....



https://goo.gl/hMRJ5X

9 comments:

  1. wahhh ketemu lagi disini.....mksihh yach sudah bersedia membaca blog sayahh

    ReplyDelete
  2. reviewnya lengkap banget Mbak Nia

    ReplyDelete
  3. Review berdasarkan pengalaman mencoba aplikasinya ya mbak. Membantu bgt buat yg baru coba

    ReplyDelete
  4. makasih buat infonya, infonya sangat menarik,blognya sangat kreatif...
    kunjungan yang bermanfaat thank

    ReplyDelete
  5. makasih buat infonya, infonya sangat menarik,blognya sangat kreatif...
    kunjungan yang bermanfaat thank

    ReplyDelete
  6. thanks a lot for the info....sangat informatif

    ReplyDelete
  7. misal nih , jaman 2016 kan jamannya bukan seller nakal , tapi buyer nakal
    barang udah dikirim dan di terima , tapi die gk konfirmasi datang atau apalah yg menjadi penghambat , gmana tuh ?

    ReplyDelete

Silahkan komentar