Wednesday, April 4, 2012

Nenek Itu......

Hidup adalah perjuangan, siapa yang masih ingin hidup harus terus berjuang menaklukan kerasnya dunia. Mungkin itu pikiran yang ada dibenak seorang nenek yang sering aku temui dalam perjalanan pulang dari kantor. Nenek tersebut setiap sore naik mikrolet untuk pulang ke rumahnya. Yang membuat hati ini miris adalah nenek tersebut harus menggendong anaknya yang cacat.


Lihatlah nenek itu, rambutnya sudah memutih, kulitnya pun sudah keriput, seharusnya diusianya ini nenek itu cukup duduk manis dirumah menikmati makanan yang sudah disiapkan oleh anak-anaknya. Ngga perlu lagi susah payah mencari rejeki, cukup anak-anaknya saja yang kerja. Tapi kenyataanya tidak demikian. Di usianya yang senja, sang Nenek tetap harus berjuang untuk mencari sesuap nasi.

Dari hasil obrolan dengan sesama penumpang, sang nenek bercerita kalo anaknya menderita lumpuh layu karena kesalahan seorang dokter. Waktu anaknya umur 1 tahun dia sakit panas, dibawa ke RS terus sama dokternya disuntik. Tapi begitu sampe rumah sang anak mengalami kejang-kejang dan itu mengakibatkan perkembangan pertumbuhannya tidak normal. Yah anak itu mengalami kelumpuhan dan tidak bisa bicara. Sekarang ini anak itu berumur 19 tahun.

Sejak tahu anaknya cacat, sang Nenek sudah mencoba berbagai cara untuk mengobati anaknya. Dari ilmu kedokteran sampai pengobatan alternatif. Bahkan katanya kalo sang Nenek mendengar di radio di suatu daerah ada yang bisa mengobati anak yang lumpuh sehingga bisa jalan, akan didatangi tempat itu demi kesembuhan anaknya. Boleh dibilang sudah ratusan tempat dia datangi, tidak sedikit dana yang dia keluarkan, tapi keajaiban yang diharapkan tidak kunjung datang.

Mendengar cerita itu, aku kagum sekagum kagumnya kepada nenek itu. Karena nenek itu tidak pernah merasa malu punya anak cacat. Kemanapun dia melangkah anak itu akan selalu dibawa karena di rumah ngga ada yang bisa merawat selain dirinya. Tidak pernah sedikitpun nenek itu mengeluh dengan kondisi yang ada. Tidak pernah terlontar kata makian meskipun sang anak kadang menjengkelkan. Betapa nenek itu begitu sabar menjalani ujian yang menimpanya. Sungguh didalam diri nenek itu banyak sekali teladan yang bisa kita contoh.

"artikel ini di ikut sertakan dalam lomba blog #sukasuka di genksukasuka yang di sponsori oleh bunda desi, kakjuli dan teh ani berta"

lomba blog #sukasuka

67 comments:

  1. MasyaAllah... memancarkan kekuatan dan harapan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak....hebat banget nenek itu...salut saya....

      Delete
  2. hiks, jadi ikutan sedih Mbak. Tp insya Allah nenek itu pasti kuat dan bisa menjalani setiap cobaannya dg ikhlas dan diganjar pahala oleh Allah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. amiin...seperti nya pintu surga dekat sekali untuk orang2 seperti nenek itu......

      Delete
  3. Ah, kalau baca atulisan beginian jadi malu, Mbak :( malu dengan kelemahan diri

    Semoga Allah senantiasa memberikan rezeki dan kelapangan pada nenek tersebut

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin....smoga yah mbak rejeki nenek itu ditambah.....dan kita jg harus banyak bersyukur krna sesungguhnya ada orang yang ujiannya lebih berat dibanding kita...

      Delete
  4. semoga nenek itu diberikan kekuatan ya mbak,semoga sukses dgn kontesnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin...iya mbak....smoga nenek itu jg selalu diberikan kesehatan....

      Delete
  5. Subhanallah....
    kesabaran yang sangat layak dicontoh...

    sukses kontesnya mama ina

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya....sabarnya nenek itu udah level 10 kali yachh....kalo aku masih level 1 hiks...

      Delete
  6. subhanallah, smoga Allah memberkahi nenek itu.
    Bagi kita, mudah2an bisa mnjadi motivasi untuk slalu semangat dan pantang menyerah dalam menjalani hidup

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin...
      bener banget...ini jd motivasi untuk selalu berjuang dalam hidup

      Delete
  7. hiks.. kasiaaan.. :(
    itu dimana mbak lokasinya?!

    ReplyDelete
    Replies
    1. lokasinya di Stasiun Beos mbak...

      Delete
  8. Kesabaran dan perjuangan yg tak pernah ada habisnya ya mbak :).

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bener...perjuangan yg melelahkan tanpa hasil tp tetap sabar dan semangat...saluut.....

      Delete
  9. Semangat sang Nenek benar benar menginspirasi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya Masbro....setiap hari anaknya digendong kemanapun sang nenek pergi....

      Delete
  10. Wah si Nenek bikin terharuu..
    Semoga selalu di beri keberkahan dan kesehatan
    Amin..

    Jiaahh..ngontes nyook..!!
    Banci kontes beraksi..
    Sukses ya Mam

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin.....


      Hihihihi...udah lama nech ngga ngontes lagi...tangan pada gatel2 hihihi....

      Delete
  11. baca postingan ini kok jadi merinding ya?? ah, salut buat si nenek yang benar-benar kuat mengurusi anaknya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak....aku sampe kehabisan kata untuk melukiskan betapa Nenek itu sangat sabaaar dan telaten mengurus anaknya.

      Delete
  12. Huhuhu, hebat neneknya :(
    Sukses ya mbak kontesnya ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. trimakasih Una....Una ngga ikutan tah kontes ini?

      Delete
  13. Replies
    1. Iya nech ngontes lagi hihihi....

      Delete
  14. duh mbak Nia... baca ini.. dan liat foto itu...

    jadi ingin nangis mbak...

    ya Allah semoga nenek itu diberi ketabahan seluas samudra... dengan istana di syurga disiapkan untuk sabarnya yang luar biasa... amin...

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin...aku juga yakin orang2 seperti ini pasti menjadi penghuni surga......

      Delete
  15. Subhanallah, semoga nenek itu selalu di beri keikhlasan menjalani hari2nya dan ada keajaiban datang untuk anaknya itu.

    Sukses kontesnya ya ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin....smoga yach mom ada Mukjizat yang datang menghampiri mereka.....

      Delete
  16. Kalau itu anaknya yang lumpuh, berarti bukan nenek donk ya disebutnya tapi ibu nya? subhanallah kasian ya ibu itu. anaknya korban malpraktik donk ya, gak dilaporkan apa ya ke pihak terkait.

    kasih ibu memang sepanjang hayat ya
    semoga ibu itu diberkahi, diberikan keselamatan, perlindunganNya, amin..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bener itu ibunya...tp si ibu sudah berstatus nenek karena sudah punya cucu dari anak pertamanya...seharusnya di usianya yang senja, dia ngga harus bekerja sekeras itu...tp karena keadaaan nenek itu terpaksa harus melakukannya kalo ingin tetap hidup.....dengan menggendong anaknya yang berumur 19thh itu kemanapun dia melangkah....hiks.....tegar sekali nenek itu....

      Delete
    2. Katanya dokter itu udah pernah dilaporkan ke polisi...tapi dia ngga tau itu dokter bener2 ditahan apa ngga...katanya sech ditahan...tapi cuma beberapa bulan aja....

      Delete
  17. Subhanallah... semoga ALLAH swt selalu memberi kekuatan dan kesabaran pada nenek itu, dan anaknya bisa diangkat penyakitnya :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin...semoga yach satu saat nanti sang nenek bisa merasakan hasil dari usahanya selama ini...

      Delete
  18. hmm...
    berjuang terus agar tetep hidup....
    :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. yah benar...berjuang demi anak2 dan keluarga

      Delete
  19. Kokoh tak tertandingi, bak karang di tengah lautan.
    Semoga berjaya dalam kontes jeng ayu.
    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih pakdhe....
      Salam panas dari Jakarta....hehehe

      Delete
  20. kl liat foto spt itu kadang suka ada rasa malu juga.. Malu karena di usia seperti itu masih mau berusaha & mungkin jarang mengeluh.. Sementara kita yg masih muda suka banyak ngeluhnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener Chi...aku juga nangis waktu pertama kali lihat...aku membandingkan dgn anak2ku yg rewel sedikit aja kadang aku suka naik darah...sementara nenek itu bagimana? selama 19 tahun loch dia harus merawat anaknya yg cacat itu...kadang katanya kalo emosinya lagi naik, anaknya suka ngamuk....

      Delete
  21. Subhanallah..
    Semoga kesabaran dan ketulusan sang nenek mendapat balasan setimpal dari Allah. Amin..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin...saya juga berdoa yang sama mbak...smoga diijabah oleh Allah SWT...

      Delete
  22. Subhanallah...
    Saya juga kagum dengan perjuangan sang nenek. Semoga cerita mbak menjadi pemacu semangat saya untuk terus berjuang untuk kehidupan yang lebih baik dunia maupun akhirat

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya....ini contoh nyata perjuangan hidup seorang nenek untuk mencapai SurgaNya...

      Delete
  23. kasih ibu sepanjang masa ya....?

    jadi terharu....

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya...aku juga terharu....membayangkan perjuangan nenek itu setiap harinya berat sekali yachh....

      Delete
  24. kalo bicara soal ibu, beuh, banyak kelebihan dari ibu, tidak ada kekurangan ibu.
    kasih ibu sepanjang masa,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar...itulah makanya kenapa surga itu di telapak kaki ibu

      Delete
  25. masya allah....sebuah pengorbanan yang sangat luar biasa ya mbak, semoga Allah memberikan perlindungan buat si nenek dan anaknya.

    sukses kontesnya ya mbak...

    ReplyDelete
  26. Seorang nenek menggendong anak usia 19 tahun mba???

    *aku jadi malu sendiri karena suka berkeluh kesah keberatan kalo harus gendong Fathir yang baru 3 tahun*..

    makasih share nya mba...
    kan kusimpan di dalam hati :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener Mbak....anak itu digendong terus kemanapun sang nenek pergi....tapi si nenek ngga pernah merasa keberatan atau mengeluh....

      Delete
  27. Semoga nenek itu selalu diberikan kesehatan dan kesabaran ya...

    ReplyDelete
  28. nenek itu betul2 orang 'pilihan' ya..

    ReplyDelete
  29. miris sekali kalau lihat pemandangan seperti itu, yg pasti nenek tsb bukan korban dari naiknya harga BBM....

    ReplyDelete
  30. Subhanallah!
    Semoga Allah senantiasa menetapkan kesabaran, ketegaran dan keikhlasan pada diri sang nenek dan anaknya, sehingga ujian ini akan membuahkan hasil yang manis,baik di dunia maupun di akhirat kelak. Amin, insya Allah.
    Semoga sukses di kontes, Mbak.

    ReplyDelete
  31. intinya nenek itu lebih sadar akan karunia yang diberika Tuhan dibanding kita terkadang yg suka megeluh ini itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. sip bener banget nih kang,, setuju deh, di tunggu kunjungan balik nya ya :D

      Delete
  32. subhanallah, luar biasa kasih seorang ibu ya mah.. banyak belajar dari cerita diatas, dan dhe pun banyak bersyukur..

    ReplyDelete
  33. sumpah pengen nangis bacanya, keingetan alm, nenek aku bun .

    makasih yah udah berpartisipasi di #sukasuka :)

    ReplyDelete
  34. kunjungan gan .,.
    bagi" motivasi
    keberuntungan selalu menghampri kita
    hanya saja kita yg trkdng tdk brfkir demikian.,.
    si tunggu kunjungan baliknya gan.,

    ReplyDelete
  35. Miris melihat nenek tu... dia harus berjuang menggendong anaknya yang lumpuh... :( semoga tulisan ini bisa menggerakkan hati siapapun yang membaca nya untuk memberikan bantuan kepada sang nenek

    ReplyDelete
  36. Subhanallah..
    seharusnya pemerintah menyadari hal itu..

    ReplyDelete
  37. sosok nenek yang hebat..
    coba liat diri kita sekarang?? sebandingkah??

    salam kenal yah.. sukses kontesnya..

    ReplyDelete
  38. Ya Allah, sungguh sabar, sungguh hebat, sungguh luar biasa ya, Mbak. Semangatnya begitu indah :)

    Salam kenal ya, Mbak :)

    ReplyDelete
  39. semoga sang nenek dan anaknya selalu dalam lindungan Allah SWT

    ReplyDelete

Silahkan komentar